Monday, October 15, 2012

Police Division dan Misi PBB Polri di Seluruh Dunia


“Police Divison” merupakan bagian dari Kantor Hukum dan  Institusi Keamanan (office of Rule of Law And Security Institutions/ OROLSI) pada Departemen Operasi Misi Perdamaian PBB (UNDPKO). “Police Division” pada prinsipnya bertanggung jawab beberapa hal dibawah ini, yaitu:
1)      Menyiapkan perencanaan pada komponen Civpol (Civilian Police) yang berada di lapangan/ daerah misi, memonitor implementasinya dan melakukan anev terhadap program yang telah dilaksanakan tersebut.
2)      Mengembangkan garis besar petunjuk dan standart prosedur operasi yang digunakan pada daerah misi perdamaian
3)      Menjadi penghubung dengan Negara-negara anggota PBB berkaitan dengan penempatan dan penugasan anggota mereka di daerah-daerah misi perdamaian termasuk tekhnis pelaksanaan dan administrasi perekrutan Polisi Perdamaian.
4)      Mengorgainisir proses seleksi dan sekaligus melaksanakan asistensi kepada Negara-negara anggota PBB dalam mengidentifikasi anggotanya yang berkualitas untuk penugasan PBB teramasuk membantu mengembangkan proses seleksi mereka.

Dalam rangka melaksanakan tugasnya tersebut, maka Police Division dibagi dalam 3 struktur besar, yaitu
1)Perencanaan dan Kebijkan (Strategic Policy and Development Section/ SPDS), dan
2) Manajemen Misi dan Pendukung Operasi (Mission Management and Support Section).
3) Seksi Seleksi dan Rekrutmen (Selection and Recruitment Section/ SRS)

Ketiga bagian besar tersebut melaksanakan tugas sebagaimana telah dicantumkan diatas, dengan koordinasi dari Police Advisor yang juga sebagai Direktur dari Police Division .

Misi Yang Membutuhkan Police Adviser
Saat ini diseluruh dunia terdapat 17 (Tujuh Belas) misi dengan karakteristik jenis misi yang berbeda-beda, yaitu:
Benua Afrika:






Benua Amerika
UN Stabilization Mission in Haiti (MINUSTAH)
Asia dan Pasifik
Benua Eropa
Timur Tengah
United Support Mission in Libya (UNSMIL)*
Dari gambaran umum berbagai misi diseluruh dunia yang ada, selain misi politik, terlihat jelas bahwa kebutuhan disetiap misi selalu membutuhkan kehadiran Polisi maupun militer serta pihak sipil dalam rangka mengelola keberlangsungan misi.

Kontribusi Polri Saat Ini
Misi Polri di UNMIS- Sudan; 2008-2009
Selama ini Polri terlah tergabung dalam berbagai misi sejak tahun 1997 dari mulai di Namibia, Kamboja, Bosnia, Croatia, Serbia, Kosovo, Afgahnaistan dan yang saat ini masih berlangsung adalah di Sudan, South Sudan dan Haiti


Dari berbagai misi diatas, saat ini Polri terlibat setidaknya dalam 3 Misi yaitu:
UNMISS (South Sudan): Total semuanya 11 orang sampai dengan saat ini.

Misi Polri di UNMISS - South Sudan 2012-2013
UNAMID (Darfur Sudan):
FPU sebanyak 140 Personil, ditambah Police Adviser sebanyak 8 (delapan) orang. Demikian total semuanya 148 orang. Saat ini Polri akan mengirimkan lagi sekitar 14 orang tambahan Police Adviser ke misi UNAMID


FPU Pertama Polri di UNAMID Darfur, dan sampai saat ini sudah FPU ke empat
Misi Police Advisor Polri di UNAMID 2012-2013
Misi Polri pertama menjejakkan kaki di Darfur Sudan 2008-2009
Misi kedua Polri di Minustah Haiti 2012-2013

MINUSTAH (Haiti):
Terdapat sebanyak 10 (sepuluh) orang pada Police Adviser saat ini.

Misi Polri di Bosnia 2002



Dari ketiga misi diatas terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari segi kuantitas, dimana pada awal tahun 2012 Polri dalam satu kurun waktu telah dapat menempatkan sejumlah 176 orang. Dengan peningkatan jumlah ini, maka Polri dapat masuk dalam daftar 20 negara Kontributor Utama pada misi PBB. Namun demikian bila dibandingkan dengan kontributor dari negara lain, maka jumlah ini sangat tidak sebanding mengingat Negara Indonesia adalah negara dengan jumlah Penduduk terbanyak no 5 di dunia dan jumlah Polisi yang cukup besar.

Misi Polri di Bosnia 1997-1998

No comments:

Post a Comment